UTB Terduga Pengedar Narkotika Berhasil diamankan, Meski Sempat Mencoba Lari

  • Share

ASAHAN, MEDGO.ID Kapolsek Kota Kisaran bersama personel Timsus Polsek kota kisaran kembali melakukan penangkapan pengedar narkotika jenis Shabu dalam rangka Ops Antik Toba di wilkum Polsek Kota Kisaran, di Jl. Akasia Ling III Kel. Mekar Baru Kec. Kota Kisaran Barat, sekitar pkl 22.00 wib, Jumat (29/01/2021)

“Menurut Kapolsek Kota Kisaran IPTU IR Sitompul, SH bahwa sekira Pkl 20.30 wib mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang di duga sebagai pengedar dan pemakai narkotika jenis ganja dan shabu,” terangnya.

Selanjutnya Tim khusus Polsek Kota kisaran yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota kisaran IPTU IR SITOMPUL, SH berkisar PKL 22.00 melakukan penyergapan terhadap rumah yang dikontrak pelaku dengan inensial UTB berusia 42 tahun dan berhasil diamankan pada saat hubungan diri dari barang bukti yang disaksikan oleh kepala lingkungan setempat .

Sebagai bukti yang di sajikan oleh Kapolsek Kota Kisaran dari hasil penangkap: 7 (tujuh) paket ganja ukuran kecil yang di bungkus kertas nasi warna coklat, 1 (satu) kotak rokok merek gudang garam surya, 2 (dua) buah mancis warna merah tanpa tutup kepala mancis, 1 (satu) buah mancis warna hijau tanpa tutup kepala mancis, 1 buah mancis warna biru tanpa tutup kepala mancis, 1 buah mancis warna merah tanpa tutup kepala mancis di lengkapi dengan jarum, 1 (satu)) buah Hp merek samsung warna hitam, 20 (dua puluh) plastik transparan kosong ukuran kecil, Uang senilai Rp 150.000, – (seratus lima puluh ribu rupiah).

“Dari pengakuan UTB, menurut Kapolsek Kota Kisaran IPTU IR SITOMPUL SH kepada awak media bahwa barang bukti yang ditangkap adalah milik UTB. Diterangkan barang haram itu akan dijual dan akan dikonsumsi oleh teman-teman,” ungkap Kapolsek.

“Dan tersangka UTB saat ini diamankan di Polsek kota kisaran untuk ditempatkan sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan RI,” tutup IR SITOMPUL. (*/Miko)

 

Reporter: EF

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.