Pelaku Pembacokan Korban Bersimbah Darah Berhasil Ditangkap Sat Res Anti Bandit

  • Share
Sejumlah barang bukti yang juga diamankan

TANJUNG BALAI, MEDGO.ID Sejago-jagonya orang beselancar akhirnya nyemplung juga, ini yang dialamai oleh pemain lama seorang residivis akhirnya ketangkul juga dari persembunyianya, terduga pelaku ditangkap dijalan Masjid kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai selatan kota Tanjungbalai, Hari Rabu sekira pukul 23.00 wib (10/2/2021).

Terduga Pelaku yang berhasil diamankan Satreskrim anti bandit yang dipimpin (PADAL TEKAB) Iptu Demonstar, SH polres Tanjungbalai, seorang pria bernama Topan sitorus pane (37), yang juga seorang residivis kasus pidana pembunuhan tahun 2011 bebas di tahun 2018, warga jalan DI Panjaitan Kelurahan Tanjungbalai.

“Dan benar belum lama ini, si mantan napi kembali lagi melakukan aksinya, menganiaya seseorang dengan menggunakan senjata tajam,” kata Kapolres Putu Yudha kepada wartawan melaluli rilis.

Korban pun langsung melaporkan apa yang ia alami ke Polres Tanjungbalai, pelapor atas nama Liyan (43) wiraswasta warga jalan Datuk Abdullah, Kelurahan Tanjungbalai kota III Kecamatan Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai, berdasarkan hasil laporan nomor : LP/325/XII/2021/SU/RES T. Balai pertanggal 21 Desember 2020.

Team Reskrim Anti Bandit bersama terduga pelaku yang berhasil ditangkap

Humas Polres Tanjungbalai Iptu AD Panjaitan menambahkan keteranganya kepada wartawan melalui rilis, Kejadian berawal dihari minggu tanggal 13/12/2020 lalu, sekitar pukul 12.30 wib terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap diri korban Liyan yang dilakukan seorang pelaku Topan, awalnya pada saat korban sedang berada dirumahnya jalan Datuk Abdullah, keponakan sikorban bernama Paisal Adry menceritakan kepada korban bahwa ia sudah di pukul pelaku dibagian pipi.

Selanjutnya Liyan dan Pais Adry pun langsung melaporkan apa yang sudah dialamai keponakanya ke Polsek Tanjungbalai Utara, namun sesampai disana disaran untuk bermediasi dengan pelaku.

Ketika Liyan dan Paisal Adry sedang diperjalanan menuju rumahnya dijalan DI panjaitan Gg sepakat, mereka pun berpapasan dengan pelaku (Topan). Liyan pun mempertanyakan mengenai pemukulan yang pelaku lakukan terhadap keponakanya Paisal Adry, terjadilah percekcokan, Topan pun langsung emosi dan mengeluarkan pedang samurainya langsung menyerang Liyan sehingga Liyan mengalami luka-luka bersimbah darah pada enam bagian dipergelangan tangan kiri dan di pelipis sebelah kanan.

Setelah korban membuat laporan kepolisi, berselang beberapa lama kemudian polisi kembali mencium keberadaan pelaku yang sedang berada disebuah rumah tersebut diatas, Team Tekab pun langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap pelaku (Topan) beserta ditemukankan barang bukti dibawah tempat tidurnya, dua bilah pisau dan satu bilah parang, pelakupun juga mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah benar miliknya.

“Sesuai laporan saksi-saksi dan barang bukti dari apa yang sudah ia lakukan, kemudian team Tekab Reskrim membawa tersangka ke mapolres tanjung balai guna proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya (*/M)

Reporter : E Franata

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.