Kembang Kempis, Ketika Pemko Tanjung Balai Sudah Mulai Menetapkan Tindakan Tegas

  • Share

TANJUNG BALAI, MEDGO.ID Guna memberikan surat pemberhentian sementara surat izin usaha perdagangan (SIUP) yang berkaitan dengan jam operasional tempat hiburan yang melanggar aturan, surat edaran Gubsu terkait Pandemi Covid-19 dan Peraturan Pemerintah terkait Protokol Kesehatan.

Surat pemberhentian SIUP nomor: 503/179 / DPMTSP / 2021 tanggal 28 Januari 2021 diserahkan oleh Kadis DPMTSP, Edward Syah kepada pihak manajemen tempat hiburan disaksikan Sekdakot Tanjungbalai, Kepala OPD dan KBO Sat Intelkam Polres Tanjungbalai, Iptu MS Simangunsong, Kamis (28/1 / 2021)

Hal ini disampaikan Sekdakot Tanjungbalai, Yusmada SH, MAP didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanjungbalai Edward Syah, Kadis Kominfo Walman Riadi P Girsang, Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian Syamsul Rizal, Plt Kasatpol PP Indra Adiguna dan perwakilan perwakilan Polres Tanjungbalai mendatangi salah satu hotel yang berlokasi di Jalan Sudirman, KM 7, Kota Tanjungbalai.

Selanjutnya, Sekdakot Tanjungbalai menyampaikan dalam surat yang disampaikan Pemkot Tanjungbalai kepada pihak pengelola usaha tempat hiburan tersebut akan memberhentikan sementara SIUP dan larangan beroperasinya kegiatan usaha hiburan selama 3 (tiga) bulan mulai dari surat tersebut disampaikan.

“Tindakan ini diambil karena dilokasi tersebut telah melanggar izin jam operasional sebagaimana surat yang telah diterima oleh pihak pengelola tempat hiburan sebelumnya, dan telah disepakati pihak pengelola usaha bersama Pemkot Tanjungbalai dan Forkopimda Tanjungbalai”, Ujar Sekdakot Yusmada.

Tidak hanya itu, Pemkot Tanjungbalai menghimbau tidak main-main dengan hiburan yang melanggar aturan apalagi ditengah pandemi Covid-19.

“Pemerintah Kota tidak akan segan mencabut izin operasional dan menutup lokasi hiburan yang kedapatan melaksanakan usahanya diluar aturan dan peraturan yang ada,” ungkapnya.

“Lebih lanjut ia juga menegaskan, Perlu diketahui hal serupa juga berlaku bagi semua tempat usaha hiburan yang ada di Kota Tanjungbalai, tidak terkecuali wajib tutup paling lambat pukul 22.00 Wib. Bila ditemukan masih beroperasi diatas jam tersebut kita akan lakukan tindakan tegas bagi pemiliknya.” Tegasnya.

“Sebelum meninggalkan tempat Sekdakot juga menyampaikan, Sesuai arahan dan perintah Wali Kota Tanjungbalai, memerintahkan OPD terkait khususnya Satpol PP Kota Tanjungbalai, Disporapar dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Tanjungbalai berkordinasi dengan Pihak Kepolisian dan TNI akan melakukan pemantauan diseluruh lokasi hiburan yang ada di Kota Tanjungbalai,” pungkasnya.

“Serta memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Apalagi saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19, Para pengelola harus mematuhi peraturan yang berlaku baik peraturan Daerah, Surat Edaran Gubsu maupun Peraturan Pemerintah Pusat yang berlaku,” tutup Sekdakot Yusmada. (* / Miko)

Reporter: Eko franata

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.